Kamis, 07 November 2013

Pengertian geografi menurut para ahli



Beberapa definisi geografi dikemukakan oleh para ahli, diantaranya :


a.       Bernard Varen (1622 – 1650)
Bernard varen dikenal juga dengan nama Varenius merupakan seorang Geograf asal Jerman. Dia menulis buku Geographia Generalis. Menurutnya, geografi adalah campuran dari matematika yang membahas kondisi bumi beserta bagian-bagiannya juga tentang benda-benda langit lainnya.
Varenius membagi geografi menjadi 2, yaitu geografi umum dan geografi khusus. Pada geografi umum membahas karakteristik bumi secara umum, tidak tergantung oleh keadaan suatu wilayah. Menurutnya, cakupan geografi meliputi tiga bagian berikut ini :

1.  Terestial, membahas pengetahuan tentang bumi secara keseluruhan, bentuk, dan ukurannya.
2.     Astronomis, membahas hubungan bumi dengan bintang-bintang yang merupakan cikal bakal ilmu Kosmografi.
3.     Komparatif, mendeskripsikan letak bumi dan tempat-tempat di permukaan bumi.

b.       Immanuel Kant (1724 – 1821)
Immanuel kant merupakan seorang geograf dan filsuf. Kant tertarik pada geografi karena menurutnya dekat dengan filsafat. Gagasan Kant tentang hakikat geografi dapat ditemukan dalam buku Physische Geographie. Menurutnya, geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda-benda, hal-hal atau gejala-gejala yang tersebar dalam wilayah di permukaan bumi.


c.       Alexander von Humboldt (1769 – 1859)
Humboldt adalah seorang ahli botani yang tertarik pada geografi ketika ia mulai mempelajari tentang batuan. Humboldt merupakan salah satu peletak dasar geografi fisik modern yang menyatakan bahwa geografi identik dengan geografi fisik. Ia menjelaskan hubungan bumi dan matahari dan dalam luar angkasa, gejala cuaca dan iklim di dunia, tipe-tipe permukaan bumi dan proses terjadinya, serta hal-hal yang berkaitan dengan hidrosfer dan biosfer.

d.       Karl Ritter (1779 – 1859)
Ritter merupakan salah satu peletak dasar geografi modern. Ia mengatakan bahwa geografi merupakan suatu telaah tentang bumi sebagai tempat hidup manusia.

e.       Friederich Ratzel (1844 – 1904)
Ratzel mengemukakan konsep geografi dalam bukunya yang berjudul Politische Geographie.  Konsep itu diberi nama Lebensraum yang artinya wilayah geografis sebagai sarana bagi organism untuk berkembang. Ia melihat suatu negara cenderung meluaskan Lebensraum-nya sesuai kekuatan yang ia miliki.

f.       Von Ricthoffen (1905)
Menurutnya, geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbale balik antara gejala-gejala dan sifat-sifat tersebut.

g.       Elsworth Huntington (1876 – 1947)
Geografi adalah studi tentang fenomena permukaan bumi beserta penduduk yang menghuninya. Ia menjelaskan adanya hubungan timbale balik antara gejala-gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dengan penduduknya.

h.       Paul Vidal de la Blanche (1845 – 1918)
Geografi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana proses produksi dilakukan manusia terhadap kemungkinan yang ditawarkan oleh alam.

i.        Halford Mackinder (1861 – 1947)
Geografi adalah ilmu yang fungsi utamanya menyelidiki interaksi manusia dalam masyarakat dengan lingkungan yang berbeda menurut lokasinya.


j.       Alexander (1958)

Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia.

k.       Hartshome (1960)
Geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variable permukaan bumi secara teliti, beraturan dan rasional.

l.        Yeales (1963)
Yeales mengatakan bahwa geografi adalah suatu ilmu yang memperhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam.

m.      Vernor E. Finch dan  Glen Trewartha (1980)
Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap.

n.       Bintarto
Geografi pada dasarnya adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam, serta mempelajari corak yang khas tentang kehidupan dari unsur-unsur bumi.

o.       Daldjoeni
Geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia mencakup tiga hal pokok, yaitu spesial (ruang), ekologi, dan region (wilayah).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar