Jumat, 16 November 2012

macam-macam bakteri



Bakteri merupakan kelompok makhluk hidup yang berukuran sangat kecil, yaitu bersel tunggal sehingga untuk melihatnya harus menggunakan bantuan mikroskop. Bakteri termasuk golongan mikroba (jasad renik). Penyebaran kehidupan bakteri di alam sangat luas yang dapat ditemukan di dalam tanah, air, udara bahkan dapat dijumpai pada organisme, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.
Bakteri di dunia ada bermacam-macam, yaitu.
   1.      Berdasarkan bentuk tubuhnya
a.       Kokus (Bulat)
i.     Streptokokus, misalnya Streptococcus pyrogenes, S. thermophillus, S. lactis.
ii.    Stafilokokus, misalnya Staphylococcus aureus.
iii.   Diplokokus, misalnya Diplococcus pnemoniae.
b.      Basil (batang)
i.     Basilus, misalnya Enshericcia coli, Salmonella thypi, Lactobacillus.
ii.    Streptobasil, misalnya Bacillus anthracis, Azotobacter.
c.       Vibrio (koma)
i.        Vibrio, misalnya Vibrio cholerae.
d.      Spirillum (spiral)
i.        Spirillum, misalnya Theponema pallidum.
    2.      Berdasarkan kedudukan Flagella pada selnya
a.       Monotrik
Monotrik, berflagel satu pada salah satu ujung
b.      Amfitrik
Amfitrik, flagel masing-masing satu pada kedua ujung
c.       Lofotrik
Lofotrik, berflagel banyak di satu ujung
d.      Peritrik
Peritrik, berflagel banyak pada semua sisi tubuh.
    3.      Berdasarkan pewarnaan gram (gram strain)
a.       Bakteri Gram Positif
Bakteri gram positif, dinding sel lebih sederhana, banyak mengandung peptidoglikan. Misalnya Micrococcus, Staphylococcus, Leuconostoc, Pediococcus, dan Aerococcus.
b.      Bakteri Gram Negatif
Bajteri gram negatif, dinding sel lebih kompleks, peptodoglikan lebih sedikit, Misalnya Escherichia, Citrobacter, Salmonella, Shigella, Enterobacter, Vibrio, Aeromonas, Photobacterium, Chromabacterium, Flavobacterium.
    4.      Berdasarkan kebutuhan oksigen
a.       Bakteri aerob
Bakteri aerob, bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energy, misalnya Nitrosomonas, Nitrobacter, Nitrosococcus.
b.      Bakteri Anaerob
Bakteri anaerob, tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energy, misalnya Micrococcus denitrificans.
    5.      Berdasarkan cara memperoleh makanan
a.       Autotrof
Autotrof, menyusun makanan sendiri dari bahan-bahan anorganik. Bakteri autotrof, berdasarkan sumber energinya dibedakan atas : fotoautotrof (sumber energi dari cahaya) dan kemoautotrof (sumber energi dari hasil reaksi kimia)
b.      Heterotrof
Heterotrof, tidak menyusun makanan sendiri, memanfaatkan bahan organik jadi yang berasal dari organisme lain. termasuk bakteri heterotrof adalah bakteri saprofit, yaitu bakteri yang mendapat makanan dengan menguraikan sisa-sisa organism.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar