Selasa, 24 Juli 2012

Asal mula terjadinya negara


Darimana asalnya suatu negara ? bagaimana proses terjadinya negara ? proses terjadinya negara berbeda-beda untuk setiap negara. Asal mula terjadinya negara dapat dikelompokkan sebagai berikut.
a.   Terjadinya negara secara primer

 Berdasarkan penelitian para ahli, terjadinya negara tidak secara mendadak melainkan melalui evolusi. Artinya, muncul secara perlahan-lahan (lamban). Dalam perkembangan hidupnya, manusia sebagai makhluk yang rasional cenderung untuk hidup berkelompok, berorganisasi, atau berasosiasi. Kebersamaan hidup itu didasari oleh adanya pertalian darah karena keturunan, perasaan senasib, agama yang sama, kepribadian, dan bangsa terhadap tempat tinggalnya.

Awal kehidupan yang penting adalah keluarga (ayah, ibu, dan anak). Kemudian berkembang menjadi kesatuan keluarga yang lebih luas baik secara matrilineal, partilineal, maupun parental sehingga terbentuklah suku, marga, dan bangsa yang menetap dalam suatu wilayah tertentu, yaitu desa, kota, maupun negara. Menurut Friedrich Yulius Stahl, keluarga yang patrilineal adalah negara yang pertama.

Tahap-tahap pembentukan Negara secara primer adalah sebagai berikut :

1.   Persekutuan masyarakat (genootschaft)
Awal kehidupan manusia dimulai dari keluarga, kemudian terus berkembang menjadi kelompok-kelompok masyarakat hukum tertentu (suku). Suku sangat terikat dengan adat serta kebiasaan-kebiasaan yang disepakati. Pimpinan suku berkewajiban mengatur dan menyelenggarakan kehidupan bersama.
2.   Kerajaan (Rijk)
Kepala suku yang semula berkuasa di masyarakat hukumnya kemudian mengadakan ekspansi dengan penaklukan-penaklukan ke daerah lain. Hal ini mengakibatkan berubah fungsinya kepala suku dari primus inter pares menjadi raja dengan cakupan wilayah yang lebih luas dalam bentuk kerajaan.
3.   Negara nasional
Pada awalnya negara nasional diperintah oleh raja yang absolut dengan sistem pemerintahan tersentralisasi. Semua rakyat dipaksa mematuhi kehendak dan perintah raja. Pemerintah pusat mampu mengatur wilayah daerahnya. Hanya ada satu identitas kebangsaan. Fase demikian dinamakan fase negara nasional di dalam terjadinya negara.
4.   Negara demokrasi
Dari fase negara nasional, secara bertahap rakyat mempunyai kesadaran batin dalam bentuk perasaan kebangsaan. Adanya kekuasaan raja yang mutlak menimbulkan keinginan rakyat untuk memegang pemerintahan sendiri, di mana kedaulatan atau kekuasaan tertinggi dipegang oleh rakyat. Rakyat berhak memilih pemimpinnya sendiri yang dianggap dapat mewujudkan aspirasi mereka.

b.   Terjadinya negara secara sekunder

Terjadinya negara secara sekunder membicarakan lahirnya negara baru yang dalam pertumbuhannya dihubungkan dengan negara yang sebelumnya sudah ada. Munculnya negara baru, yaitu pengakuan de facto dan pengakuan de yure.
De facto adalah pengakuan menurut kenyataan yang ada (sesuai dengan fakta). Pengakuan de facto merupakan suatu syarat untuk mendapatkan pengakuan secara de yure. Dengan pengakuan ini suatu negara sudah dapat melakukan hubungan dengan negara-negara lain dalam batas-batas tertentu, misalnya dalam perdagangan.
De yure adalah pengakuan secara resmi menurut hukum (internasional). Pengakuan ini diberikan kepada suatu negara, bila dianggap pemerintahannya sudah stabil dan efektif serta mampu menjamin keamanan dan ketertiban warga negara dan penduduk dalam wilayah.   

c.   Terjadinya negara berdasarkan fakta sejarah

Asal mula terjadinya negara berdasarkan fakta sejarah, yaitu berdasarkan kenyataan yang benar-benar terjadi dan diungkap dalam sejarah, adalah sebagai berikut.

1.     Pendudukan (occupatie), yaitu wilayah yang kosong belum dikuasai, kemudian didatangi dan dikuasai. Contoh: Liberia yang diduduki budak-budak Negro dimerdekakan pada tahun 1847.
2.     Peleburan (fusi), yaitu terjadinya negara dengan cara negara-negara kecil melebur menjadi Negara baru. Contoh: terbentuknya Federasi Negara Jerman pada tahun 1871.
3.     Penaikan (accesie), yaitu wilayah negara bertambah luas akibat penaikan lumpur sungai. Contoh: wilayah Negara Mesir yang terbentuk dari delta Sungai Nil.
4.     Cessie (penyerahan), yaitu suatu wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian. Contoh: wilayah Sleewijk diserahkan oleh austria kepada prusia (jerman), karena ada perjanjian bahwa negara yang kalah berperan harus memberikan negara yang dikuasainya kepada negara yang menang. Austria adalah negara yang kalah dalam perang dunia I.
5.     Pencaplokan (anexatie), yaitu wilayah suatu negara dicaplok atau diambil alih negara lain tanpa reaksi. Contoh: negara Israel ketika dibentuk tahun 1948 wilayahnya banyak mencaplok daerah Palestina, Suriah, yordania, Mesir.
6.     Pembentukan baru (inovasi), yaitu suatu negara besar karena suatu hal pecah dan lenyap kemudian di bekas wilayah itu berdiri negara baru. Contoh: negara Columbia yang pecah dan lenyap, kemudian di wilayah negara tersebut muncul negara baru yaitu Venezuela dan Columbia Baru.
7.     Pemisahan (separatis), yaitu negara terjadi akibat memisahkan diri dari negara kesatuan. Contoh: pada tahun 1939, Belgia memisahkan diri dari Belanda dan menyatakan kemerdekaan.
8.     Proklamasi yaitu negara yang dijajah dan dikuasai bangsa lain berjuang untuk memperoleh kemerdekaan untuk mendirikan suatu negara. Contoh: Negara Republik Indonesia yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

d.   Terjadinya negara secara teori spekulatif

1.     Teori ketuhanan, bahwa segala sesuatu yang terjadi atas kehendak Tuhan, demikian pula negara terjadi atas kehendak Tuhan.
2.     Teori perjanjian, terjadinya negara karena adanya perjanjian masyarakat, yaitu pactum unionis dan pactum subjektionis.
1.     Pactum unionis, yaitu perjanjian antar individu untuk membentuk negara.
2.     Pactum subjektionis, yaitu perjanjian antar individu dengan penguasa yang diangkat dalam pactum unionis.
3.     Teori kekuasaan, negara terbentuk atas dasar kekuasaan dan kekuasaan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa.
4.     Teori hukum alam, hukum alam bukan buatan negara, melainkan atas kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat.


3 komentar: